Safari Ramadhan Jadi Strategi Kapolda Sumsel Jaga Stabilitas Nasional

OGAN ILIR —infodaerah.my.id.- Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) tidak sekadar menggelar Safari Ramadhan 1447 H/2026 M.
Momentum tersebut dijadikan sebagai langkah konsolidasi strategis untuk memperkuat stabilitas keamanan daerah yang berdampak langsung terhadap stabilitas nasional.
Dalam kunjungan kerja ke Polres Ogan Ilir, Sabtu (28/2/2026), 
Kapolda Sumsel menegaskan bahwa pengamanan Ramadhan bukan agenda seremonial, melainkan bagian dari early prevention strategy dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),

seperti balap liar, tawuran remaja, hingga gangguan distribusi bahan pokok.
Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, memimpin langsung konsolidasi bersama Pejabat Utama Polda Sumsel serta unsur Forkopimda Kabupaten Ogan Ilir. 

Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan sinergi lintas sektor demi menciptakan situasi Ramadhan yang aman dan kondusif.

Sementara itu, Kapolres Ogan Ilir Bagus Suryo Wibowo menyampaikan bahwa pihaknya telah mengaktifkan pola pengamanan preventif dan responsif secara simultan. Jajarannya

diperintahkan untuk mengintensifkan patroli sahur dan subuh, menempatkan personel di titik rawan balap liar, melaksanakan pengamanan ibadah tarawih, memperkuat koordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta mengawasi stabilitas distribusi sembako.

Langkah-langkah tersebut dinilai efektif dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Ogan Ilir agar tetap aman dan terkendali sepanjang bulan Ramadhan.
“Kami memastikan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi lebih awal.

Stabilitas wilayah adalah tanggung jawab bersama, dan kami hadir untuk menjaminnya,” tegas AKBP Bagus Suryo Wibowo.

Pendekatan ini dipandang sebagai implementasi konkret kebijakan Kapolda Sumsel dalam membangun sistem pengamanan berbasis deteksi dini. Kapolda menegaskan bahwa stabilitas selama Ramadhan memiliki dimensi strategis.

Ketika masyarakat merasa aman dalam beribadah dan aktivitas ekonomi berjalan lancar, kepercayaan publik terhadap negara pun akan meningkat.

“Ramadhan adalah momentum penguatan ketahanan sosial. Jika daerah aman, maka kontribusinya terhadap stabilitas nasional menjadi nyata,” ujar Kapolda.

Selain pengarahan, Safari Ramadhan juga dimanfaatkan sebagai forum konsolidasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat dalam satu komitmen menjaga keamanan bersama. 

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel turut menyerahkan bantuan sosial sebagai wujud empati dan kepedulian institusi Polri kepada masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu'min Wijaya menambahkan bahwa pendekatan yang dilakukan Kapolda Sumsel bersifat strategis dan terukur.

“Kapolda menekankan bahwa pengamanan Ramadhan harus berbasis pencegahan dan sinergi. Stabilitas daerah seperti Ogan Ilir merupakan bagian penting dari konstruksi stabilitas nasional,” pungkasnya.

Ast.(Infodaerah.my.id)

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama