MURATARA – infodaerah.my.id - Saat banyak daerah menahan kegiatan karena penyesuaian anggaran, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) justru tetap melaksanakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-X tingkat kabupaten.
Agenda keagamaan tersebut resmi dibuka di kawasan Silampari, Kecamatan Rupit, Selasa (28/4/2026).
Pelaksanaan MTQ kali ini bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, namun juga menjadi sinyal bahwa pembinaan nilai religius tetap dianggap penting di tengah keterbatasan keuangan daerah.
Meski pembukaan acara sempat diguyur hujan, ratusan peserta dan masyarakat tetap bertahan memadati lokasi kegiatan. Semangat itu menunjukkan bahwa MTQ masih memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat Muratara.
Sebanyak 218 peserta dari tujuh kecamatan ikut ambil bagian, yakni Rupit, Karang Dapo, Rawas Ulu, Karang Jaya, Nibung, Rawas Ilir, dan Ulu Rawas. Mereka akan bersaing di sejumlah cabang lomba, mulai dari tilawah, hafalan, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an hingga kaligrafi.
Wakil Bupati Muratara, Junius Wahyudi, menyampaikan bahwa kegiatan tetap digelar meski pemerintah sedang menjalankan efisiensi belanja daerah.
Menurutnya, pembangunan tidak selalu diukur dari proyek fisik, tetapi juga dari kualitas moral dan keimanan masyarakat.
Ia menilai daerah akan lebih cepat maju apabila masyarakatnya memiliki pondasi agama yang kuat, sehingga pembangunan dan pendidikan dapat berjalan beriringan.
Selain membuka kegiatan, pemerintah daerah juga menjadikan MTQ ini sebagai tahapan seleksi untuk menentukan wakil Muratara ke ajang MTQ tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
Kepala Bagian Kesra Muratara, Irwan Susi Sastro, menyebut para juara nantinya akan dipersiapkan mewakili daerah pada MTQ provinsi yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Lahat pada akhir Juni hingga awal Juli mendatang.
MTQ tahun ini membawa pesan bahwa di tengah keterbatasan anggaran, investasi karakter dan nilai keagamaan tetap tidak boleh diabaikan.
R(ardist)